Lihatlah
langit begitu cerah, udaranya begitu segar, burung-burung pada
beterbangan dan bernyanyi riang, matahari pun tersenyum manis menatap
pagi ini. Bukankah kau sangat menyukai suasana itu? Suasana yang begitu
indah dan menyenangkan. Tapi kenapa ada kabut di matamu? Bukankah
seharusnya kabut itu tidak muncul di pagi ini?
Seandainya
saja engkau memang membutuhkan teman berbagi, sinilah….datanglah
kemari, ku kan menjadi teman berbagi suka dan dukamu, berikanku
kepercayaan untuk itu.
Aku
ingin melihatmu tersenyum kembali, aku ingin tawa dan candamu seperti
dulu. Tersenyumlah…, berbagilah denganku, tumpahkan semua luka,
kekecewaan dan kesedihanmu, agar semuanya segera berlalu.
Hidup
memang tak selamanya indah, roda selalu berputar, hati selalu
diputarbalikkan. Bukankah kamu masih mengingat-NYA? DIA Yang Maha
Pengasih dan Penyayang? DIA yang selalu menemani dalam suka dukamu.
Percayalah.., DIA tak akan pernah meninggalkanmu, DIA selalu
disampingmu menemani memutarkan roda kehidupanmu.
Karena
itu perempuanku, saat hatimu terluka, atau saat hidupmu terasa sempit,
aku tahu kau mengerti bagaimana menghadapi luka, bagaimana cara
menyikapi kesempitan, meski saat ini kau merasa terpuruk, merasa
sendiri, merasa tak ada yang peduli, tak ingatkah kau? Bahwa DIA selalu
bersamamu.
Ayolah perempuanku, saatnya kini untuk bangkit, untuk berjuang melawan
kesempitan, saatnya kembali tersenyum ketika pagi tiba, saatnya kembali
memulai hari dengan semangat. Biarkan luka itu menempa dirimu menjadi
kuat, menjadi tegar dan menjadi tangguh .